Duka negeri kami


musibah silih berganti
mengunjungi negeri ini
negeri yang kami huni
tuhan...........
tak cukupkah....
ujian, cobaan, dan teguran untuk kami
hentikanlah tuhan........
rasanya kami sudah tak sanggup lagi
lihatlah air mata kami
ketika harus kehilangan
sesuatu yang paling  berharga yang kami miliki
sanak, saudara, dan hunian
semuanya hilang tak terkecuali
hanya kuasa-Mu Tuhan.......
yang bisa meredakan kemarahan alam ini
kami mohon......
limpahkanlah kasih sayangMu kepada kami
karena kami...
hanya hambamu yang tak berarti.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Di Balik Centang Abu yang Membatu

Di layar kecil ini, harapku mulai mengerut, Menatap baris pesan yang seolah tersangkut. Rangkaian kata "Mohon izin, Ibu..." ...