Rasa yg tidak bisa memilih



Rasa yg tidak bisa memilih 

Ketika kita dipertemukan kembali 

Tanpa sengaja, tanpa rencana 

Berbincang lama 

Saling berbagi cerita di kisah sebelumnya 

Rasanya aku menemukan teman 

Menemukan jalan 

Seperti aku menemukan tujuan 

yg mungkin bisa menyembuhkan 

Harapan tumbuh perlahan 

Kemudian menjelma menjadi keyakinan 

Sampai akhirnya aku tersadar 

Rasa yg akan ku jalani tidak akan mudah 

Mencoba berfikir kembali 

Menerka nerka apakah aku mampu menjaga rasa 

Tetap tumbuh bersemi

Khawatir rasa ini hanya sesaat 

karena tumbuh terlalu cepat 

Atau karena terlalu lama ditemani oleh sepi 

Kemudian dia datang membawa mimpi 

Dan aku terlalu mengambil hati... 


Manhia 

30 Maret 2022

Di awal pagi.. 

1 Tahun Kepergian mu


takdir tak pernah main-main 

kita disatukan dan dipisahkan dibulan yang sam 

entah bagaimna rasa yang harus ada 

rasa suka dan duka bercampur menjadi satu 

takdirpun tak pernah bertanya 

bagaimana perasaan kita ??

apakah bahagia, siap ataukah tidak suka 

bahkan basa basipun tidak 

tak peduli menerima ataupun menolaknya 

takdir tetap terjadi

sesuai dengan ketetapannya 

karenanya bnayak yang sudah melepas 

tetapi belum ikhlas sepenuhnya  

bukannya tidak mau 

tetapi membiasakan diri 

tanpa seseorang yang sudah lama tinggal memang tidak semudah itu 

hadirnya terlalu singkat sesingkat mimpi 

pada akhirnya 

 jalan terbaik adalah belajar mengikhlaskan perlahan-lahan 

hanya doa sebagai pengobat rindu 

terimaksih sayang 

sudah memberi warna dalam hidupku 

tenang disana 

semoga mendapat terbaik disisiNya 


#alfatihah 

manhia 

09 Desember 2020

catatan yang ditemukan dalam dompet usang 

Buku diakhir penantian



Bab “ rasa yang indah ‘’

Senja indah yang menmani diakhir waktu

Merajut mimpi-mimpi yang lama hilang

Membuat senyum, menciptakan tawa

Ohh… ternyata rasa bisa tumbuh dan mekar kembali

Seperti oase yang sangat dirindukan oleh para musafir pejalanan

Hanya saja rasa itu tidak lama menetap

ia hilang  terkikis oleh kenyataan

sungguh menyedihkan

 

Bab “menyadari”

Dari rasa itu.. tumbuh kesadaran jika cerita indah tak akan selamanya indah

Kadang mengharu biru, tak melulu tentang bahagia

Selalu ada cerita sendu bahkan kisah berliku.

Disini pula mulai ditemui jalan licin penuh lumpur

Dan muncul rasa takut untuk melanjutkan perjalanan sebuah kisah

Akankah berhenti… ?? atau tetap jalan dan tak ambil peduli ??

 

Bab “ menciptakan batasan”

Akan kubatsi semua rasa

Yakinpun tak bisa lagi kuberi sepenuhnya

Tak mau menyimpan rasa terlalu dalam, menaruh lebih harapan

Jika rasa, harapan dan keinginan menyatu lebih erat

Aku takut akan sulit melepaskan

Maka kan ku beranikah membuat batasan-batasan

 

Bab ‘’ jalani saja “

Pada akhirnya mucul pernyataan

Nikmati saja rasa yang ada

Abaikan apa apa yang membuat bimbang

Tanamkan dalam hati

Semua ini hanya sebuah perjalanan tak perlu diambil hati

Diujung jalan yang tak tampak masih bisa memilih

Jalan terus

Berhenti

Ataupun berbalik

Ingat jalani saja…..

 

Manhia

29 Maret 2022

Dalam perjalanan pulang

 

 

 

Ledakan yang Mengalir Sunyi

Ada gemuruh yang tak sempat menjadi guntur, Ada bara yang dipaksa padam sebelum melantur. Bukan karena lara hati ini luruh berserakan, Ta...