Rumah

Dalam perjalananku, aku pernah berhenti dan terburu-buru singgah di sebuah rumah. 

Pemilik begitu ramah menawarakan sebuah kenyamanan dan masa depan 

Aku tertarik dan sempat berfikir untuk menetap dan mengakhiri perjalananku 

Tapi Selang beberapa waktu... 

entah mengapa pemilik merubah penawaran dan seakan menyuruhku mencari rumah baru.

Apa mungkin pemilik menawarkan rumah kepada orang lain? 

Ataukah aku bukan penghuni yang layak untuk menempati rumahnya. 

Akhirnya aku memutuskan keluar melanjutkan perjalanan.

Mencari rumah yang memang di takdirkan untuk aku tempati.

~Manhia~

Asa untuk yang semakin tua

Asa Untuk yang semakin tua 

Aku berlindung kepada Allah 

atas ketidak pastian masa depan 

Atas batas usia yang tak pernah tahu 

Dari keputusan yang keliru 

Dari perihnya kenyataan 

Dari pahitnya kekecewaan 

Dari hati yang berbolak balik 

Dari pengkhianatan manusia 

Dan dari cinta yang salah

Untuk itu panjangkan usia hamba 

berkahilah seluruh jalan hidup hamba 

Jauhkanlah hamba dari harap yang tidak pasti dan terimakasih atas semua kenikmatan yang Engkau beri hingga detik ini.



Petunjuk langit

Aku menemui Mu dalam persimpangan jalan 

Menggapai uluran tangan 

memampah menuju arah 

Mencari persimpangan mana yang paling terang untung dilalui 

Saat dalam terang rembulan 

Pinta dalam sujud panjang terpanjatkan 

Dalam lantunan doa istikharah

Kusebut namanya berulang kali 

Menuntun keridhoan terpatri dalam hati 

Mencari petunjuk mahligai cintai sejati 

Dalam getar aku meminta 

Dalam debar aku berharap 

Cinta diujung ragu menuntun langkahku meminta apa yang terbaik menurut Mu

Manghapus bimbang dalam keraguan 

Ku serahkan cerita cinta fanaku 

karena engkau maha mengetahui mana yg paling baik dari yg terbaik.


Ledakan yang Mengalir Sunyi

Ada gemuruh yang tak sempat menjadi guntur, Ada bara yang dipaksa padam sebelum melantur. Bukan karena lara hati ini luruh berserakan, Ta...