berhenti


engkau yang dulu pernah ku cinta 
namun kini kau tak bisa dicinta
karena kau aku menderita 
setiap hari hanya ada duka dan air mata 
aku yakin aku bisa melewatinya 
dan aku bisa meninggalkan kisah lama tentang kita
akan ku ukir kisah baru 
tanpa dirimu 
karena dirimu hanyalah masa lalu 
dan aku tak lagi mau menjadi milikmu
jangan mencariku....
lupakan aku........
karena aku juga akan melupkanmu
tak usah merasa bersalah 
ini adalah keinginanku 
sudah tak tahan rasanya
menahan lara dan amarah
sudah cukup sampai disini saja

soal ulangan bahasa indonesia kelas viii


Nama :……………………………………                                          Kelas : …………………
Uji kompetensi bab 1
Jawablah dan pilihlah pertanyaan yang benar
1.      Dalam beberapa tahun terakhir, masalah ketahanan pangan menjadi isu penting diindonesia, lebih-lebih bila dikaitkan pada bencana alam. Seolah bencana alam merupakan sumber penyebab kerapuhan pangan. Bagaimanapun, bencana alam merupakan salah satu sumnber kerentanan pangan. Tetapi, bencana jelas bukan yang paling mencemaskan. Setiap bencana alam, seberapaun besar dan massifnya, tetapi tidak pernah terjadi secara serentak  dan disemua temapat sekaligus. Dengan demikian, dampak bencana alam terhadap ketahanan pangan bersifat incidental, temporer, dan lokatif…………………..
Pertanyaan yang tidak tepat untuk penggalan berita diatas adalah………
a.       Apa yang tidak pernah terjadi secara serentak dan disemua temapt?
b.      Isu penting apa yang muncul di Indonesia terkait dengan masalah bencana alam ?
c.       Siapakah yang berpendapat bahwa bencana alam seolah merupakan penyebab kerentanan pangan?
d.      Bagimanakah sifat bencana alam terhadap ketahanan pangan?
2.      Pengalan berita diatas memuat unsur….?
a.       Apa dan siapa                                     c. apa dan bagaimana
b.      Siapa dan bagaimana                          d. apa dan mengapa
3.      Masalah yang dapat dirumuskan dari penggalan berita pada soal no 1  adalah ……..
a.       Dampak bencana alam bagi ketahanan pangan
b.      Bencana alam dan kebutuhan pangan
c.       Bencana alam di Indonesia
d.      Ketahanan pangan Indonesia pascabencana
4.      Dalam rangka melaksanakan KBK in, dirjen dikdasmen menertibkan buku pedoman pengembangan silabus sebagi acuan dan untuk membantu sekolah-sekolah penyelenggara pendidikan untuk menggembangkan silabus dan system penilaian. Setiap silabus mata pelajaran mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, indicator ( rumusan tujuan pembelajaran ), materi pokok, pengalam belajar, alokasi waktu, dan sumber bahan pelajaran. Standar kompetensi adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa dalam suatu mata pelajaran, sedangkan kompetensi dasar adalah kemampuan minimal dalam mata pelajaran yang harus dimiliki oleh siswa ( Depdiknas 2004 )………….
Pokok isi penggalan wacana diatas adalah………..
a.       Silabus berisi standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indicator.
b.      Pentingnya silabus bagi sekolah
c.       Kompetensi dasar dan standar kompetensi berhubungan dengan indicator
d.      Dirjen Dikasmen menerbitkan buku pedoman penegmbangan silabus
5.      (1) istilah kedokteran : amputasi, suntik, kurs, diagnosis
(2) istilah ekonomi : laba, impor, manajemen, saham.
(3) istilah olahraga : senam lantai, smash, pffide, operasi, turnamen.
(4) istilah matematika : perkalian, persamaan gender, pertidaksamaan.
Kelompok istilah yang tepat sesuai bidabngnya adalah nomor……………..
a.       1                      b. 2                  c. 3                  d.         4
6.      (1) karena kuarang hati-hati, mata kaki imaniar terantuk kaki meja
(2) teras istana digunakan untuk berfoto bersama dengan pejabat teras
(3) ketika hendak mengahdiri upacara adat menujuh hari, sepeda motor paman mengadat
Secara berurutan, kalimat-kalimat diatas memuat kata-kata yang mengalami pergeseran …………
a.       Homonym, homofon, polisemi
b.      Polisemi, homofon, homonym
c.       Homonym, homograf, polisemi
d.      Polisemi, homograf, homonim
7.      Aku tak bisa duduk bersama anak-anak gaul atau cheerleader, karena aku bukan keduanya. Aku tidak bisa duduk bersama anak-anak kayak karena aku tidak punya ponsel atau pager. Aku tidak suka music hip-hop atau anak-anak yang ngobat, aku tidak dapat peran dalam drama terakhir, dank arena nilai aljabarku F, kemungkinan aku bisa duduk bersama-sama National Honor Society kurang lebih nol, dan aku tak mengerti apapun yang dikatakan oleh siswa program pertukaran pelajar karena tidak ada yang dari perancis ( buku harian seorang putri )………………………
Watak aku dalam penggalan novel terjemahan 1 atas adalah
a.       Pemalu                        b. rendah hati              c. rendah diri               d. sombong
8.      Hutan
Oleh K. Manis
………………..
Esok anak-anaku berwajah walang
Rimba raya ditanah airnya sudah menghilang
Dan mereka tak kenal lagi
Mana meranti, kamper, dan keruwing
…………………
Kata walang dalam puisi diatas melambangkan
a.       Binatang                      b. bodoh                      c. ganas                       d. pendendam            
9.      Setiap minggu arman mengantarkan bininya kepuskesmas memeriksakan kandungan. Kalimat diatas mengandung kata yang mengalami ………….
a.       Ameliorasi                   b. peyorasi                   c. sinestesia                 d. meluas
10.  Perkembangan makna sinestesia terdapat dalam kalimat………..
a.       Para wanita mendapat giliran pertama
b.      Para pria harus mendahulukan perempuan
c.       Suaranya sedap didengar
d.      Kapal rencong berlayar diaceh

11.  Perjalanan
Oleh Dodong Djiwapradja

Ah, terbentang bukan buatan
Jalan tak ada batas
Apakah langit juga ikut mimpi
Sama pengembara mendamba-damba?
Bukan buatan, kataku
Serta angin yang tak putus meniup
Apa yang dikudungkan
Bukan sertamu segala
Juga pelita cita yang nyala?
Ditengah segala tamparan
Segala yang kuat terus menyahut
Segala yang lemah tenggelam hilang

Pada puisi diatas apa yang dimaksud dengan tamparan
a.       Cita-cita                      b. mimpi                      c. kalah                        d. ujian dan cobaan
12.  Kata tenggelam hilang dalam puisi diatas mempunyai pengertian…………..
a.       Mati                             b. menang                    c. rintangan                 d. jalan
13.  Kata pelita dalam puisi perjalanan mengandung arti…………….
a.       Langit                          b. hujan                       c. matahari                   d. cahaya
14.  (1) Saya bisa membeli rumah, (2) pamanku terkena bisa ular yang mematikan. Dua kalimat disamping mengadung kata yang mengalami………..
a.       Homonym                   b. homofon                  c. polisemi                   d sinestesia

15.  Dibawah ini manakah kalimat yang mengandung makna polisemi……….
a.       Saya bisa menyembuhkan bisa ular yang menempel pada paman
b.      Massa telah berkumpul didepan istana
c.       Buah apel ini sangat manis sekali
d.      Kepala paman saling berbenturan dengan kepala sekolah
16.  Tim Thomas dan Uber cup Indonesia mulai pasang kuda-kuda, meskipun perhelatan akbar bulu tangkis ini baru dimulai sekitar 3 bulan lagi, pelatih tunggal putra tim Thomas, Hendrawan mengatakan, persiapan utama yang dilakukan skuadnya adalah pesiapan mental.
“ sekarang ini mental anak-anak yang perlu dipompa. Kalau yang lainnya kita nggak kalahlah. Mental dalam arti, jangan kalah sebelum bertanding. Kalau capek, harus bisa melawan diri sendiri,” jelas hendrawan disela-sela konferensi pers thomas dan uber cup, rabu (6/2/2008)
Pernyataan dibawah ini tidak sesuai dengan isi penggalan berita diatas.
a.       Unsure apa : piala Thomas
b.      Unsure siapa : tim Thomas dan uber cup Indonesia
c.       Unsure kapan : disela-sela konferensi pers
d.      Unsure mengapa : mulai pasang kuda-kuda
17.  Penggalan berita pada nomor 16 diatas memuat unsure…….
a.       Apa dan siapa                         c. apa dan bagaimana
b.      Siapa dan bagaimana              d. apa dan mengapa
18.  Masalah yang dapat dirumuskan dari penggalan berita diatas adalah…………..
a.       Persiapan yang dilakukan tim tunggal putra-putri
b.      Mental anak-anak yang perlu dipompa
c.       Konferensi pers tim Thomas cup
d.      Perhelatan akan diadakan baru dimulai 3 bulan lagi
19.  Pertukaran pendapat dengan saling berargumentasi untuk mempertahankan pendapat masing-masing adalah jenis diskusi………….
a.       Debat                          b. panel                        c. symposium              d. seminar
20.  Jenis diskusi apakan jika petemuan pembicara untuk menyampaikan pidato singkat tentang topic tertentu…
a.       Diskusi biasa               b. panel                        c. symposium              d. debat
Jawablah dengan cermat dan tepat
1.      Tulislah masing-masing satu buah kalimat atau pasangan kalimat untuk membuktikan adanya:
Homonym , homograf dan polisemi
2.      Tulislah masing-masing satu kalimat untuk membuktikan adanya :
Ameliorasi, peyorasi, sinestesia
3.      Daftarlah masing-masing lima buah, istilah pendidikan, pertanian, dan ekonomi
4.      Tulislah puisi dengan tema kemiskinan minimal satu bait
5.      Tulislah dan gambarlah denah posisi pelaksanaan diskusi panel

JAWAB











NILAI
 
JAWAB

homonim, homofon, homograf, polisemi, peyorasi, ameliorasi, sinestesia


HOMONIM, HOMOFON, HOMOGRAF POLISEMI PEYORASI, AMELIORASI, SINESTESIA, PERLUASAN MAKNA, PENYEMPITAN MAKNA
materi pelajaran Bahasa Indonesia tak asing kita jumpai Homonim, Homofon, Homograf, Polisemi. 4 pengertian tersebut memanglah sangat mirip antara yang satu dengan lainya, yang membuat bingung atau rancu dalam memahaminya.

Homonim
berasal dari kata homo berarti sama dan nym berarti nama. Berarti homonim adalah kata yang penamaan dan pengucapannya sama tetapi artinya berbeda.

Contoh:
  •  Saya bisa membeli rumah. (bisa berarti dapat dan bermakna denotasi)
  •  Pamanku terkena bisa ular yang mematikan. (bisa artinya racun makna denotasi)
    Contoh lainnya yang bersifat homonim : 
  • Rapat (berdempet-dempetan) – #rapat (meeting) 
  • Beruang (hewan) – #beruang (punya uang)
  • Syah = Raja - #Syah = kepala (pemimpin)
  • buku = ruas - #buku = kitab
  • bandar = pelabuhan - #bandar = parit - #bandar = pemegang uang dalam perjudian
Homofon
terdiri atas kata homo yang berarti sama dan foni (phone) berarti bunyi atau suara. Berarti homofon adalah kata yang diucapkan sama tetapi berbeda dari segi maksud dan juga tulisan.
Perkataan-perkataan yang homofon mungkin dieja dengan serupa atau berbeda,
 contoh :
  • Massa telah berkumpul di depan Istana Negara. (massa/masyarakat)
  • Hidupnya senang sepanjang masa. ( masa/waktu)
Contoh lainnya yang bersifat homofon :
  • Sangsi ;
  •  
bimbang atau ragu-ragu, sanksi ; (hukuman)
  • Bank (tempat menyimpan / menghutang uang), bang (berarti sebutan kakak laki-laki)
    Perkataan-perkataan diatas adalah serupa dari segi sebutan tetapi mempunyai arti yang berbeda, atau merujuk kepada perkara yang tidak sama. Homofon merupakan sejenis homonim, meskipun kadang-kala homonim digunakan untuk merujuk hanya kepada homofon yang mempunyai ejaan yang sama tetapi arti yang berlainan. Istilah ini juga digunakan untuk unit-unit yang lebih singkat daripada perkataan, seperti huruf atau beberapa huruf yang disebut sama dengan huruf lain atau kumpulan huruf yang lain. Homofon adalah istilah yang berlawanan dengan homograf.



Homograf
terdiri atas kata homo berarti sama dan graf (graph) berarti tulisan. Jadi homograf adalah kata yg sama ejaannya dengan kata lain, tetapi berbeda lafal dan maknanya.

 Contoh homograf antara lain adalah : 

  • Buah apel ini enak sekali. (apel maksudnya buah)
  • Anak-anak telah apel di lapangan tadi pagi. (apel maksudnya kumpul)

Contoh lainnya yang bersifat homograf :

  1. Pejabat teras (pejabat utama) itu duduk santai di teras (lantai depan rumah) sambil membaca berita di koran tentang pertanian di daerah teras (bidang tanah datar yang miring di perbukitan)
  2. Polisi serang (mendatangi untuk menyerang) penjahat di Kabupaten Serang (nama tempat). Serangan jantung (penyakit jantung yang mendadak) melanda orang tua yang tidak pernah berolah raga.

    Polisemi
adalah suatu kata yang mempunyai makna lebih dari satu.

Contoh :
  •  Husni mempunyai hubungan darah dengan Hasan.
  •  Tubuhnya berlumuran darah akibat terjatuh dari sepeda motor.

Perhatikan kata darah pada kalimat pertama yang berarti keluarga (makna konotasi), sedangkan darah pada kalimat kedua berarti zat merah dalam tubuh kita (makna denotasi).

Perbedaan Homonim, Homofon, Homograf, Polisemi. Homonim, Homofon, Homograf, Polisemi. Pengertian Homonim, Homofon, Homograf, Polisemi, Antonim, dan Sinonim. materi pelajaran Bahasa Indonesia

Perbedaan Homonim, Homofon, Homograf, Polisemi. Homonim, Homofon, Homograf, Polisemi. Pengertian Homonim, Homofon, Homograf, Polisemi, Antonim, dan Sinonim. materi pelajaran Bahasa Indonesia
Ameliorasi (Peninggian Makna)
Peninggian makna adalah perubahan makna yang mengakibatkan makna yang baru dirasakan lebih tingg/ hormat/ halus/ baik nilainya, daripada makna lama.
Contoh:
makna lama:                                                                    makna baru:
bung        : panggilan kepada orang laki-laki                      panggilan kepada pemimpin
putra        : anak laki-laki                                                     lebih tinggi daripada anak
petani   : Orang yang bekerja disawah                          Orang yang bekerja dibidang agribisnis
Gadis   : Perawan                                                            Perempuan muda masa kini
Peyorasi (Penurunan Makna)
Penurunan makna adalah perubahan makna yang mengakibatkan makna baru dirasakan lebih rendah/ kurang baik/ kurang menyenangkan nilainya, daripada makna lama.
Contoh:
makna lama:                                                                    makna baru:
bini          : perempuan yang sudah dinikahi                       lebih rendah daripada istri/ nyonya
bunting: mengandung                                                     lebih rendah dari kata hamil
Janda  : Istri yang ditinggal meninggal suami                Istri yang ditinggalkan karena perceraian

Sinestesia (Pertukaran)
Sinestesia adalah perubahan makna akibat pertukaran tanggapan dua indera yang berbeda, dari indera penglihatan ke indera pendengar, dari indera perasa ke indera pendengar, dan sebagainya.
Contoh:
suaranya terang sekali                 (pendengaran penglihatan)
rupanya manis                             (penglihat perasa)
namanya harum                           (pendengar pencium)

Homonim
Homonim adalah dua kata atau lebih yang ejaannya sama, lafalnya sama, tetapi maknanya berbeda.
Contoh:
malam        :benda                                      malam    : petang
bisa I          : racun                                      kopi I          : minuman
bisa II         : dapat                                       kopi II         : salinan

Homofon
Homofon adalah dua kata atau lebih yang tulisannya berbeda, ucapannya sama, dan maknanya berbeda.
Contoh:
tang dengan teng
sangsi dengan sanksi
bang dengan bank

Homograf
Homograf adalah dua kata atau lebih yang tulisannya sama, ucapannya berbeda, dan maknanya berbeda.
Contoh:
keset           : alas kaki                                              keset           : sifat tidak licin
serang        : menyerang                                          serang     :  nama kota
tahu            : makanan                                             tahu        : paham                                                 
apel            : nama buah                                          apel            : berkunjung

Perluasan Makna (Generalisasi)
Perluasan makna adalah perubahan makna dari yang lebih khusus atau sempit, ke yang lebih umum atau luas. Cakupan makna baru tersebut lebih luas daripada makna lama.
Contoh:
makna lama:                                                        makna baru:
bapak  : orang tua laki-laki                              semua orang laki-laki yang lebih tua
saudara  : anak yang sekandung                             semua orang yang sama umur/ derajat.
Ibu          : Orang tua kandung perempuan         wanita yang lebih tua

Penyempitan Makna (Spesialisasi)
Penyempitan makna adalah perubahan makna dari yang lebih umum/ luas, ke yang lebih khusus/ sempit. Cakupan baru/ sekarang lebih sempit daripada makna lama (semula).
Contoh:
makna lama:                                                         makna baru:
sarjana                  : cendekiawan       .               lulusan perguruan tinggi
madrasah              : sekolah                                sekolah agama Islam
Kitab                  : Semua buku                        Buku keagamaan

Ledakan yang Mengalir Sunyi

Ada gemuruh yang tak sempat menjadi guntur, Ada bara yang dipaksa padam sebelum melantur. Bukan karena lara hati ini luruh berserakan, Ta...