Rumah

Dalam perjalananku, aku pernah berhenti dan terburu-buru singgah di sebuah rumah. 

Pemilik begitu ramah menawarakan sebuah kenyamanan dan masa depan 

Aku tertarik dan sempat berfikir untuk menetap dan mengakhiri perjalananku 

Tapi Selang beberapa waktu... 

entah mengapa pemilik merubah penawaran dan seakan menyuruhku mencari rumah baru.

Apa mungkin pemilik menawarkan rumah kepada orang lain? 

Ataukah aku bukan penghuni yang layak untuk menempati rumahnya. 

Akhirnya aku memutuskan keluar melanjutkan perjalanan.

Mencari rumah yang memang di takdirkan untuk aku tempati.

~Manhia~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ledakan yang Mengalir Sunyi

Ada gemuruh yang tak sempat menjadi guntur, Ada bara yang dipaksa padam sebelum melantur. Bukan karena lara hati ini luruh berserakan, Ta...