tersapu angin

malam maafkanlah aku
saat ini aku sendiri membisu
tak dapat menemanimu
untuk melewati malam yang kelabu
mengakhiri kisah pilu

entah mengapa tangis ini tak mau berhenti setelah aku mengetahui
bahwa sekarang ia tak sendiri lagi
harapan yang dulu pernah tercipta
kini habis tak bersisa
kemudian mati begitu saja
menjadi serbuk-serbuk abu
yang dapat hilang tersapu oleh angin
inilah hati yang lebur dan hancur
tanpa kepingan sedikitpun
untuk dapat ku susun

by
manhia hassan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bayang Yang Tak Terduga

Awalnya aku begitu percaya, bahwa hatiku cukup luas untuk menerima seluruh musim yang pernah kau lewati. Kukira masa lalu hanyalah daun ya...